http://www.freepik.com
Ujian
bukan penentu kelulusan kan? Terus buat apa nilainya sempurna kalau bisa lulus
dengan gampangnya? Gundulmu kui!
Buang pemikiran wagu macam itu. Keringat Bapak Ibuk terlalu berharga untuk ditukar dengan
pemikiran anaknya sing ora mutu. Sekali ujian bukan penentu
kelulusan, punya nilai bagus pada mata pelajaran tertentu atau nek pancen pinter yo kabeh mata
pelajaran adalah sebuah pencapaian besar seorang anak sekolahan. Ingat
PENCAPAIAN BESAR! Semenjak kehadiran Ujian Nasional yang konon menjadi momok
mengerikan bagi semua anak sekolahan. Tak jarang kecurangan seperti mencari
kunci jawaban dan kecurangan dari pihak sekolah dilakukan. Namun sekarang
muncul cahaya baru dimana Ujian Nasioanl bukan menjadi satu-satunya penentu
kelulusan. Alhamdulillah, kesempatan adik-adik lulus sangat besar. Namun
seiring dengan munculnya ketentuan tersebut, banyak adik-adik sekalian yang
tidak serius dengan ujian. “Alah biji 40
wae lulus kok, sante”. “Lha rumangsamu
biji 40 kui apik nek mampang nek ijazah? Ra isin karo anak putumu suk sing
takok biji bapak pinten ndek jaman sekolah?”
Pemikiran
yang seperti diatas mbok ya diubah.
Khususon adik-adik yang akan menghadapi ujian tolong sebelum ujian datang
pemikiran wagu itu dialihkan menjadi positip. Atau bagi kakak-kakak yang punya
adik yang hendak ujian, mbok tolong pisan
wae adiknya dikasih tau. Begini ya teman-teman, berusaha semaksimal mungkin
akan membawa pengaruh yang besar terhadap hasil. Jika hasil kalian bagus toh
yang seneng juga kalian. Tapi jika hasil yang kalian dapat kurang bagus ya
maklumi saja barangkali Tuhan punya maksud lain. Setidaknya penyesalan seperti “Ah tiwaso wingi sinau iki” tidak muncul
dalam benak kalian. Seorang guru yang admin kenal pernah memberi sebuah
wejangan, “Lulus tok ora jamin koe bakal
sekolah nang nggon le apik tapi biji sing dhuwur kui syarate ben koe ketompo
sekolah nang nggon sing favorit”. Begitulah kira-kira beliau berkata.
Maksudnya begini teman-teman, meskipun kalian bisa lulus (nilai pas-pasan) hal
itu tidak menjamin kalian bisa melanjutkan sekolah ke tempat-tempat bagus atau
negeri. Bisa saja kalian hanya diterima di sekolah menengah ke bawah secara
kualitas. Tapi jika kalian lulus dengan nilai bagus, tentu hal tersebut adalah
syarat kalian bisa diterima di sekolah favorit.
Nah
sebelum terlambat, alangkah lebih baik adik-adik sadar mulai sekarang. “Lha tapi ujian bentar lagi kok, wes telat!”.
Ahhhhhh. Ini nih pemikiran yang wagu. Generasi gampang pesimis. Jadi
bacotanku diatas itu enggak ada
gunanya ya? -__- Adik-adikku yang admin cintai, maka dari itu admin akan
berbagi tips buat kalian. Syukur-syukur nek
kalian mau mempraktikkan. Ini bukan murni SKS (Sistem Kebut Semalam) ya.
Kalian bukan Bandung Bondowoso yang bisa bikin 1000 candi dalam satu malam.
BUKAN!!!!. Tapi ini tips bagi yang waktunya terbatas (misal kurang satu bulan).
Haha
#1 List mata pelajaran
apa yang kalian kuasai dan tidak kalian kuasai
Mengapa
perlu membuat daftar? Mata pelajaran yang sudah dikuasai hanya perlu dipelajari
lagi secara mendalam, bisa kalian pelajari ketika kalian santai-santai. Mata
pelajaran yang tidak kalian kuasai harus kalian pelajari betul-betul, serius,
dan jika perlu minta bantuan teman kalian yang menguasai. Siapa tau gebetan lah yang pinter, bisa dong
sambil nyepik-nyepik. Membedakan mata
pelajaran tujuannya agar kalian bisa fokus pada prioritas.
#2 Maksimalkan
kisi-kisi
Siapa
yang enggak kenal makhluk yang satu
ini? Puja kerang ajaibbbb!!! Dialah cahaya bagi anak sekolah. Kalau pas jaman
admin sekolah, guru pelit soal kisi-kisi karena ada guru yang beranggapan jika
memberikan kisi-kisi sama saja dengan memberi jawaban ujian. Tapi jika kalian
punya guru yang dengan senang hati berbagi kisi-kisi jangan sampai kalian
sia-siakan. Kisi-kisi bisa menjadi pemandu jalan jawaban. Meskipun tidak pasti
jawaban yang bisa ditebak setidaknya lingkup belajar kalian sudah jelas.
#3 Pelajari soal tahun
lalu
Ini
sudah terbukti secara nyata dan terpercaya. Sumber: aku. Admin sudah
mempraktikkan cara ini selama hampir 6 tahun yaitu SMP dan SMA. Hasilnya
foooilaaaaa, mantap cuk. Alhamdulillah nilai tak kurang dari 70. Ada sekolah
yang memang menbuat soal hampir sama dari tahun ke tahun tapi tak jarang juga
ada yang berbeda. Setidaknya belajar soal tahun kemarin bisa meningkatkan kePDan. Namun mendapatkan soal ujian
tahun kemarin bukan perkara yang mudah. Ada sekolah yang memang tidak
mengarsipkan soal ujian untuk dipublikasikan karena soal ujian merupakan
dokumen rahasia. Jadi pandai-pandailah kalian mencari celah bagaimana cara
mendapatkannya. Bisa dari kakak tingkat atau mencari dari orang dalam (guru
yang dekat). Good luck ^_^
#4 Berdoa pada Yang
Maha Kuasa
Point
keempat seharusnya menjadi prioritas karena semua usaha yang kalian lakukan
harus diserahkan pada Gusti Allah. Berdoa bukan cuma ketika kalian melaksanakan
ujian tapi jauh-jauh hari sebelumnya sudah kalian lakukan terutama sehabis
menjalankan ibadah (bagi yang muslim). Ketika kalian merasa usaha kalian sudah
maksimal, saatnya pasrah pada Gusti Allah. Biarkan Dia yang memutuskan kalian
pantas dengan usaha kalian atau kalian harus belajar lebih giat lagi dari
hikmah yang nantinya kalian dapatkan.
Selamat
Berjuang!!!! Ingatlah bahwa mengukir nilai bagus di ijazah adalah kebanggaan
yang bisa kalian pamerkan pada anak-cucu kalian. Haha.

Comments