
http://freepik.com
Cerita tentang 3 pasang kaos kaki.
Beda wujud beda rupa beda warna. Pada waktu yang bersamaan, dua pasang kaos
kaki tersebut kotor. Jadi mau tidak mau harus dicuci. Oke aku putuskan mencuci pagi hari. Selepas
sore menjelang aku tidak menyempatkan mengambil karena kesibukan wagu. Aku
khilaf. Pikirku semua baik baik saja dan aku memutuskan mengambil ketika pagi
datang. Kaget. Kudapati masing masing pasangan kaos kaki berhamburan di
genteng. Ah sial. Jika aku menaikinya sudah pasti pecah. Omelan embah kos sudah
pasti tak nyaring didengar. Batinku, aku harus bersikap kalem. Wanita tak
sewajarnya naik-naik genteng kan?
Oke aku putuskan sore hari
mengambil dengan bantuan galah. Entah ide dari mana dan barang harus dicari
dimana aku tak begitu memikirkan. Sore berlalu aku larut dalam rutinitas
melelahkan. Pagi hari mau tidak mau aku
paksa mengambilnya. Sebelumhya tak sengaja aku melihat sebuah tiang bendera di
depan rumah. Maklum saja suasana masih peringatan hari kemerdekaan jadi banyak
bendera dipasang dipinggir jalan. Tiang bendera umbul umbul pinggir rumah aku
ambil diam diam selepas subuh. Harapannya tak lain supaya tidak diteriaki
maling. Hari masih gelap dengan semburet orange menandakan matahari siap
menyinari pagi ini.
Setiba ditempat jemuran dengan
membawa sebatang bamboo. Jreng jreng. Kaos kaki yang hendak aku jemput sudah
menghilang dari genteng. Aku mengelilingi sekitar atap berharap lebih mereka
terjebak dipojokan karena tiupan angin. Ternyata salah. Tak kudapati sehelai
benang pun. Aku putus asa. Aku tak percaya mereka hilang begitu saja. Dengan
kerelaan hati aku tinggalkan tempat itu karena aku juga harus segera bersiap
berangkat kerja. Bergegas mengembalikan tiang umbul umbul yang aku ambil agar
tidak ketahuan embah kos yang rajin nyapu ketika pagi menjelang.
Di kamar aku terdiam. Beberapa kali
memikirkannya secara berlebihan. Imaginasiku mulai berkembang. Apa ini semacam
teguran Tuhan? Mengikhlaskan sesuatu yang kita miliki. Ternyata apa yang pernah
kita miliki terkadang bukan jodoh tapi hanya titipan Tuhan agar kita banyak
belajar. Tiga pasang kaos kaki yang berbeda jenis warna dan rupa. Hanya tersisa
3 dari 6. Tak mungkin memasangkannya pada pasangan yang bukan pasangannya kan?
Yasudah beli baru saja.
TAMAT.
Comments